SDA – Sumber Daya Alam
Sosialisasi Sekolah Berbudaya Lingkungan

Sosialisasi Sekolah Berbudaya Lingkungan

Bagian Administrasi Sumber Daya Alam pada tanggal 14 April 2015 di Gedung KP-RI hidup Mengadakan Sosialisasi Sekolah Berbudaya Lingkungan. Hal ini bertujuan untuk untuk mewujudkan warga sekolah yang bertanggungjawab dalam upaya perlindungan Selengkapnya

Selamat Hari Kartini

Selamat Hari Kartini

Lirik Lagu Ibu Kita Kartini Ibu kita Kartini Putri sejati Putri Indonesia Harum namanya Ibu kita Kartini Pendekar bangsa Pendekar kaumnya Untuk merdeka Wahai ibu kita Kartini Putri yang mulia Sungguh besar Selengkapnya

 

SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA 1436 H

Ucapan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 2015

Sosialisasi Sekolah Berbudaya Lingkungan

sosialisasi sekolah berbudaya lingkungan

Bagian Administrasi Sumber Daya Alam pada tanggal 14 April 2015 di Gedung KP-RI hidup Mengadakan Sosialisasi Sekolah Berbudaya Lingkungan. Hal ini bertujuan untuk untuk mewujudkan warga sekolah yang bertanggungjawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui tata kelola sekolah yang baik. Dalam kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan beberapa sekolah-sekolah dari semua tingkatan mulai dari SD, SMP dan SMA di Kabupaten Tulungagung

Narasumber dari kegiatan Sosialisasi Sekolah Berbudaya Lingkungan adalah Badan Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan dan LSM Mangkubumi Kabupaten Tulungagung dan dibuka langsung oleh Kepala Bagian Administrasi Sumber Daya Alam. Dalam sambutannya disampakan bahwa melalui kegiatan Sosialisasi Sekolah Berbudaya Lingkungan, mengajak para peserta yang merupakan Kepala Sekolah dan para Guru Sekolah Dasar dan Menengah, untuk bersama mendukung upaya  – upaya Pemerintah Daerah, dalam mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan. Dengan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan, diharapkan mampu mewujudkan generasi – generasi muda yang peduli dan berbudaya lingkungan

Sosialisasi ini dimaksudkan untuk mendorong, sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Tulungagung mempunyai komitmen kepada lingkungannnya, Sebuah kunci dalam mewujudkan sekolah berbudaya lingkungan (adiwiyata) adalah dengan berkomitmen tinggi mulai dari level pemegang kebijakan sekolah dalam hal ini yaitu kepala sekolah, kemudian melakukan perubahan perilaku ke arah yang lebih berbudaya lingkungan, serta didukung oleh SDM termasuk pendidik dan peserta didik yang mampu dan memiliki semangat dalam pengelolaan lingkungan. (RD)

Selamat Hari Kartini

hari-kartini

Lirik Lagu Ibu Kita Kartini

Ibu kita Kartini
Putri sejati
Putri Indonesia
Harum namanya

Ibu kita Kartini
Pendekar bangsa
Pendekar kaumnya
Untuk merdeka

Wahai ibu kita Kartini
Putri yang mulia
Sungguh besar cita-citanya
Bagi Indonesia

Ibu kita Kartini
Putri jauhari
Putri yang berjasa
Se Indonesia

Ibu kita Kartini
Putri yang suci
Putri yang merdeka
Cita-citanya

Wahai ibu kita Kartini
Putri yang mulia
Sungguh besar cita-citanya
Bagi Indonesia

Ibu kita Kartini
Pendekar bangsa
Pendeka kaum ibu
Se-Indonesia

Ibu kita Kartini
Penyuluh budi
Penyuluh bangsanya
Karena cintanya

Wahai ibu kita Kartini
Putri yang mulia
Sungguh besar cita-citanya
Bagi Indonesia

Cipt. W. R. Supratman

UDANG VANNAMEI TULUNGAGUNG MENGGEBRAK DUNIA

CIMG0911

Tulungagung bagian selatan yang berbatasan langsung dengan Samudera Indonesia atau lebih dikenal dengan laut selatan tak ubahnya sebagai gadis manis yang tak bisa disentuh. Dengan kondisi alam berupa pegunungan kapur yang relatif curam dan ombak laut selatan yang sering tidak bersahabat hanya bisa dipandang keindahannya tapi tidak bisa disentuh. Akan tetapi, 2 perusahaan yang bergerak dibidang perikanan dan kelautan yaitu PT. Lima Satu Lapan dan PT. Koyo Segoro Endah memberanikan diri mengadu peruntungan dengan membuka kawasan pantai selatan menjadi sebuah tambak udang vannamei dengan total luas lahan 35 ha. PT. Lima Satu Lapan dengan luas lahan 18 ha yang berada di Desa Pucanglaban Kecamatan Pucanglaban, telah mendapatkan sertifikat ISO terhadap pengelolaan udang vannamei yang dinyatakan layak eksport, dengan tujuan eksport ke Amerika dan negara-negara eropa. Produksi per musimnya adalah 16 ton/ha dengan masa produksi 2 (dua) musim dalam setahun, sehingga total ekspor pertahunnya tidak kurang dari 500 ton. Lain halnya PT. Koyo Segoro Endah, dengan luas lahan 17 ha walaupun dengan hanya produksi 7 ton/ha/musim, mampu meramaikan kebutuhan pasar dalam negeri. Perbedaan produksi di 2 kawasan tersebut selain perbedaan dalam penebaran benurnya, juga terhadap cara pengelolaan, yaitu antara penambahan media plankton dan bakteri dengan sama-sama memakai metode semi bioflock. Inilah salah satu produksi Tulungagung yang patut dibanggakan. (sda)

UU 7/2004 TENTANG SUMBER DAYA AIR DIBATALKAN

mk

Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2004 Tentang Sumber Daya Air akhirnya dibatalkan seluruhnya oleh Mahkamah Konstitusi melalui Keputusan MK Nomor 85/PUU-XII/2013, dan kembali pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1974 tentang Irigasi. Uji materi/gugatan UU Sumber Daya Air diajukan oleh PP Muhamadiyah dan delapan penggugat lain, yang dipermasalahkan tentang penguasaan hak atas air dalam hal ini Negara harus memegang hak penguasaan atas air, bukan swasta atau kelompok. Pemanfaatan air diluar hak guna pakai air, haruslah melalui permohonan izin pemerintah. Penerbitan ijin pun harus berdasarkan pada pola yang disusun dengan melibatkan peranserta masyarakat yang seluas-luasnya. Sehingga swasta tidak boleh melakukan penguasaan atas air atau sumber daya air, tetapi hanya dapat melakukan pengusahaan dalam jumlah atau alokasi tertentu saja sesuai dengan alokasi yang ditentukan dalam ijin yang diberikan oleh Negara secara ketat, sehingga sesuai dengan pasal 33 UUD 1945. Dalam pertimbangannya,  MK menyatakan bahwa sumber daya air sebagai bagian dari hak asasi, sumber daya yang terdapat pada air juga diperlukan manusia untuk memenuhi kebutuhan lainnya, seperti untuk pengairan pertanian, pembangkit tenaga listrik, dan untuk keperluan industri, yang mempunyai andil penting bagi kemajuan kehidupan manusia dan menjadi faktor penting pula bagi manusia untuk dapat hidup layak.

Terkait pelaksanaan kewenangan pengelolaan sumber daya air antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota, mengacu pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Selanjutnya pemerintah akan segera merevisi peraturan pemerintah (PP) No 16/2005 tentang Pengembangan Sistem Pengelolaan Air Minum atau PP PAM yang mengatur pengelolaan hak air kepada pihak swasta.

PIRUS LAZULI PERMATA TULUNGAGUNG

ak-1 copy

Potensi sumber daya alam di Tulungagung, telah memunculkan salah satu potensi permata yang tidak terduga sebelumnya. Banyak potensi mineral yang telah dieksploitasi besar besaran diantaranya adalah batu marmer, mangan, batu kapur (gamping) dan sebagainya, tetapi baru 4 tahun terakhir ini (2010) dapat ditemukan beberapa potensi permata yang tidak kalah indahnya dari permata daerah lain di nusantara ini. Batu mineral warna hijau (pirus) biru (lazuli) dengan guratan serat emas yang dikenal dengan nama batu mulia Pirus Lazuli telah dapat terangkat menjadi daya tarik tersendiri, yang dipoles oleh pengrajin batu akik di wilayah Desa Panjerejo Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung. Di bawah asuhan Bapak Agus Setiono (Endah Java Stone Art – 081234468743), yang saat ini telah berkembang menjadi 25 pengrajin semakin meramaikan keragaman jenis batu akik nusantara. Harga saat ini dipatok antara 500 ribu rupiah sampai dengan 1 juta lima ratus rupiah tergantung dengan kualitas batunya. Potensi batu mulia Pirus Lazuli tersebut masih sangatlah banyak di pegunungan kapur Tulungagung Selatan, tepatnya di kawasan Kecamatan Pucanglaban.

Selain batu mulia Pirus Lazuli, satu lagi potensi yang tidak kalah indahnya adalah batu mulia Druzy. Potensi batu mulia ini berada di wilayah Tulungagung bagian barat daya tepatnya di Kecamatan Bandung. Batu dengan ciri di dalam atau di permukannya terdapat kristal kuarsa kecil yang berkilau sehingga permukaan batu druzy terlihat pecah, pecahannya berupa kuarsa yang terlihat seperti pasir namun keras dan mengeluarkan kilau saat tertimpa cahaya matahari. Uniknya, batu druzy yang alami bentuk dan warnanya tidak akan sama satu sama lain. Batu ini cocok untuk perhiasan dan aksesoris karena cantik dan terkesan eksotik. (sda)

SELAMAT HARI RAYA NYEPI TAHUN BARU SAKA 1937

images

Hari Raya Nyepi Tahun 2015 merupakan Hari Raya bagi Umat Hindu yang selalu dirayakan setiap Tahun Baru Saka. Hari Raya Nyepi di Tahun 2015 jatuh pada tanggal 21 maret Tahun Saka 1937, yang jatuh pada hitungan Tilem Kesanga (IX) yang dipercaya merupakan hari pensucian dewa-dewa yang berada di pusat samudera yang membawa intisari amerta air hidup. Untuk itu umat Hindu melakukan pemujaan suci terhadap mereka. Kami segenap karyawan karyawati Bagian Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten Tulungagung mengucapkan “SELAMAT HARI RAYA NYEPI TAHUN BARU SAKA 1937”.

AYO SAMA-SAMA PAHAMI UU 19/2013 TENTANG PERLINDUNGAN DAN PEMBERDAYAAN PETANI

PETANI-MISKIN

Telah lama petani mengalami ketidak pastian nasib mereka dalam berjuang untuk kemakmuran bangsa ini. Obyek penderita selalu mereka dapatkan dalam mencari sesuap nasi dan membantu Negara ini untuk swasembada pangan. Tampaknya era baru untuk menempatkan petani dalam posisi yang dianggap penting mulai digulirkan dengan terbitnya regulasi baru yaitu Undang-Undang No. 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani, dan mudah-mudahan memang benar-benar seperti itu tidak ubahnya pengangkatan derajat guru dengan sertifikasinya. Undang-undang ini memberikan jaminan Perlindungan Petani untuk  segala upaya membantu Petani dalam menghadapi permasalahan kesulitan memperoleh prasarana dan sarana produksi, kepastian usaha, risiko harga, kegagalan panen, praktik ekonomi biaya tinggi, dan perubahan iklim.

Bentuk kebijakan yang dapat diberikan untuk melindungi kepentingan Petani, antara lain pengaturan impor Komoditas Pertanian sesuai dengan musim panen dan/atau kebutuhan konsumsi di dalam negeri; penyediaan sarana produksi Pertanian yang tepat waktu, tepat mutu, dan harga terjangkau bagi Petani, serta subsidi sarana produksi; penetapan tarif bea masuk Komoditas Pertanian, serta penetapan tempat pemasukan Komoditas Pertanian dari luar negeri dalam kawasan pabean. Juga dilakukan penetapan kawasan Usaha Tani berdasarkan kondisi dan potensi sumber daya alam, sumber daya manusia, dan sumber daya buatan; fasilitasi Asuransi Pertanian untuk melindungi Petani dari kerugian gagal panen akibat bencana alam, wabah penyakit hewan menular, perubahan iklim; dan/atau jenis risiko lain yang ditetapkan oleh Menteri; serta dapat memberikan bantuan ganti rugi gagal panen akibat kejadian luar biasa sesuai dengan kemampuan keuangan negara.

Sedangkan pemberdayaan dilakukan untuk memajukan dan mengembangkan pola pikir Petani, meningkatkan Usaha Tani, serta menumbuhkan dan menguatkan Kelembagaan Petani agar mampu mandiri dan berdaya saing tinggi dalam ber-Usaha Tani. Beberapa kegiatan yang diharapkan mampu menstimulasi Petani lebih berdaya, yaitu, berupa pendidikan dan pelatihan, penyuluhan dan pendampingan, pengembangan sistem dan sarana pemasaran hasil Pertanian;. Selaian hal itu juga pengutamaan hasil Pertanian dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional; konsolidasi dan jaminan luasan lahan Pertanian; penyediaan fasilitas pembiayaan dan permodalan; kemudahan akses ilmu pengetahuan, teknologi, dan informasi; dan penguatan Kelembagaan Petani. Sasaran Perlindungan dan Pemberdayaan Petani adalah Petani, terutama kepada Petani penggarap paling luas 2 (dua) hektare (tidak mempunyai lahan yang mata pencaharian pokoknya adalah melakukan Usaha Tani); Petani yang mempunyai lahan dan melakukan usaha budidaya tanaman pangan pada luas lahan paling luas 2 (dua) hektare; Petani hortikultura, pekebun, atau peternak skala usaha kecil sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Perlindungan dan Pemberdayaan Petani bertujuan untuk mewujudkan kedaulatan dan kemandirian Petani dalam rangka meningkatkan taraf kesejahteraan, kualitas, dan kehidupan yang lebih baik; melindungi Petani dari kegagalan panen dan risiko harga; menyediakan prasarana dan sarana Pertanian yang dibutuhkan dalam mengembangkan Usaha Tani; menumbuhkembangkan kelembagaan pembiayaan Pertanian yang melayani kepentingan Usaha Tani; meningkatkan kemampuan dan kapasitas Petani serta Kelembagaan Petani dalam menjalankan Usaha Tani yang produktif, maju, modern, bernilai tambah, berdaya saing, mempunyai pangsa pasar dan berkelanjutan; serta memberikan kepastian hukum bagi terselenggaranya Usaha Tani. Pembentukan kelembagaan petani yang berupa Dewan Komoditas Pertanian yang bersifat nirlaba, yang merupakan gabungan dari berbagai asosiasi komoditas pertanian. Dewan Komoditas Nasional berfungsi sebagai wadah untuk memperjuangkan kepentingan petani dan menyelesaikan permasalahan dalam berusaha tani. Merupakan mitra pemerintah dalam perumusan strategi dan kebijakan perlindungan dan pemberdayaan petani.

Perlu adanya tindak lanjut berupa peraturan pemerintah yang akan diteruskan dengan penetapan peraturan daerah, sehingga dengan bagitu perlindungan akan nasib petani akan segera terwujud. Hidup petani, sejahteralah kehidupannya dan swasembadalah pangan negeriku.

HARGA ECERAN TERTINGGI LPG TABUNG 3 KG DI KABUPATEN TULUNGAGUNG TIDAK BOLEH MELEBIHI 16 RIBU RUPIAH

uploads--1--2013--05--13841-lpg-3kg-kelangkaan-3-kg-di-surabaya-diduga-disebabkan-ulah-nakal-para-agen

Dalam antisipasi terjadinya gejolak di masyarakat atas harga LPG tabung 3 kg yang terus naik, serta dalam menjamin kelancaran pasokan LPG tabung 3 kg untuk kebutuhan rumah tangga dan usaha mikro yang disebabkan fluktuasi harga BBM yang mempengaruhi biaya operasional distribuysi LPG tabung 3 kg, maka Gubernur Jawa Timur telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi LPG tabung 3 kg melalui Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 6 Tahun 2015 yang mulai diberlakukan pada tanggal 28 Januari 2015. Dengan peraturan ini ditetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG tabung 3 kg di Provinsi Jawa Timur yang berada di radius 60 km dari Depot LPG Pertamina atau Stasiun Pengisian LPG sebesar Rp. 16.000,00 (enam belas ribu rupiah). DPC Hiswana Migas Kediri menyampaikan peraturan Gumbernur ini untuk segera ditindaklanjuti oleh semua kabupaten/kota se Provinsi Jawa Timur tidak terkecuali di Kabupaten Tulungagung. Adapun rinciannya sebagai berikut :

1 Harga ex Pertamina (Depot LPG Pertamina atau Stasiun Pengisian LPG), termasuk PPN 10% Rp.

11.584,78

2 Biaya Operasional Distribusi Rp.

1.715,22

3 Keuntungan Agen LPG 3 kg Rp.

1.150,00

4 Harga Agen ke Pangkalan/Sub Penyalur Rp.

14.500,00

5 Margin Pangkalan/Sub Penyalur Rp.

1.500,00

HET LPG Tabung 3 Kg  Rp.

16.000,00

 Ex agen dilarang menambah segala bentuk komponen biaya lainnya diluar ketentuan tersebut, kecuali diluar radius 60 km dari SPBE/SPPBE/Filling Station yang ditunjuk Pertamina adalah harga jual ex agen ditambah dengan biaya angkutan yang disesuaikan dengan kondisi wilayah.

Study Banding Petani Kakao Kab. Tulungagung di Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Jember

IMG_0127

Potensi kakao di Kabupaten Tulungagung sangat bagus dengan produksi per tahunnya 19,89 ton/Ha dengan luas lahan 1,063 Ha, akan tetapi para petani kakao lebih banyak menjual produksi kakaonya ke pedagang di luar kabupaten Tulungagung dikarenakan para petani kurang bisa mengolah biji kakao tersebut, hal ini menjadi salah satu yang mendasari pelaksanaan study banding Petani Kakao Kabupaten Tulungagungu di Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Jember.

Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia adalah lembaga penelitian yang mempunyai mandat untuk melaksanakan penelitian dan pengembangan komoditas kopi dan kakao secara nasional. Sebagai salah satu lembaga penelitian tanaman perkebunan, Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (Puslitkoka) secara struktural merupakan salah satu unit kerja PT Riset Perkebunan Nusantara. tugas pokok dan fungsi Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia  adalah : Melakukan penelitian guna mendapatkan varietas/klon dan paket teknologi unggul baru di bidang budidaya dan pengolahan hasil kopi dan kakao. Melakukan kegiatan pelayanan kepada petani/pekebun kopi dan kakao di seluruh wilayah Indonesia guna memecahkan masalah dan mempercepat alih teknologi. Membina kemampuan di bidang sumberdaya manusia, sarana dan prasarana guna mendukung kegiatan penelitian dan pelayanan

Kegiatan Study Banding tersebut dilaksanakan pada tanggal 26-27 Nopember 2014 dengan peserta yang meliputi Petani Kakao wilayah Rejotangan, Kalidawir, Sendang, Ngunut, Bagian Sumber Daya Alam, Dinas Perkebunan dan Kehutanan dan Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan. Di Puslitkoka Jember para petani diberikan pengetahuan yaitu mulai dari proses penanaman, pengendalian hama, Pengolahan kakao hingga proses pembuatan bubuk coklat. Diharapkan para petani kakao setelah kegiatan studi banding ini memperoleh pengetahuan dan dapat dikembangkan di Kabupaten Tulungagung.(RD)